bunga 1



Bunga mawar (Rosa Chinansis Jacan)
Sifat kimiawi dan farmakologis:
Rasa manis, hangat. Berkhasiat melancarkan sirkulasi haid, anti radang, menghilangkan bengkak, dan menetralkan sisa racun.
Kegunaan:
a.       Digigit serangga
1o kuntum bunga mawar, 10 kuntum bunga melati, 2 kuntum bunga kenanga, dicuci bersih lalu di giling hingga halus, tambahkan 1 sendok the minyak kelapa (cocosnucifera) diaduk hingga rata, lalu diletakkan pada bekas sengatan lalu dibalut
b.      Keputihan
9-15 akar bunga mawar direbus dengan air secukupnya lalu disaring dan diminum.
6 gram bunga mawar kering, 15 gram kulit buah delima kering (punica granatum) direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc diminum airnya setelah disaring.

Bunga melati (jasminum sambae)

Kandungan zat:
Jasmine sejenis keton yang harum baunya dapat menurunkan demam dan urat syaraf,bila untuk mengurut.
Bunga dan daunnya terasa pedas,manis,sejuk, dapat untuk anti radang, merangsang keluarnya keringat,melancarkan pernapasan.
Akarnya terasa pedas,manis,netral agak toksik berkhasiat sebagai pemati rasa dan menghilangkan rasa sakit.

Kegunaan:
1.       Mengatasi mata merah belekan
Segenggam daun melati dan bunganya cuci bersih,rebuslah,minumlah sebagian airnya,sebagian lagi untuk mencuci mata yang belekan.
2.       Demam dan diare
Ambil 6 gram bunga melati kering, 10 gram the hijau,30 gram kapulaga,semua direbus dengan air 500 cc hingga tersisa 200 cc saring dan minumlah.
3.       Sesak napas (asma)
15 gram bunga melati dan 15 gram jahe, semua dicuci bersih dan rebuslah dengan air 600 cc hingga tersisa 300 cc. saringlah dan diminum 100cc selagi hangat.

Bugenfil (bougenville glabra choicy)
Dikenal dengan bunga kertas. Sifat kimiawi dan efek farmakologi. Bekhasiat memperlancar sirkulasi peredaran darah.
Kegunaan:
a.       Keputihan
15 gram bunga kertas direbus dengan 400cc air hingga 200cc lalu diminum hangat-hangat
b.      Darah menggumpal saat haid
15 gram bunga kertas, 15 gram bunga ros, 70 gram daun lidah buaya (Aloe fera) yang telah dikupas kulitnya , rebus dengan 600cc air hingga tersisa 300cc disaring, diminum dua kali sehari setiap 150cc.

Bunga pagoda
Disebut juga srigunggu. Akarnya: berasa pahit dingin, berkhasiat sebagai anti radang (antiflamasi), diuretic, menghilangkan bengkak, pembekuan darah.
Daunnya manis,asam agak kelat, netral berkhasiat sebagai anti radang.
Kegunaan:
A.      Migrant: 15 gram bunga pagoda, 5 gram jahe, 70 gram daun lidah buaya yang telah dikupas kulitnya, direbus dengan 500cc air hingga tersisa 250cc airnya disaring dan diminum.
B   Susah tidur (insomnia)

B     Bunga atau akar bunga pagoda dijadikan bubuk, 15 gram jahe, direbus dengan 400cc hingga tersisa200cc, lalu airnya disaring dan diminum sebelum tidur












 
















0 komentar:

Posting Komentar